BAGAIMANA KIAT SUKSES BELAJAR DI SMA/MA
KIAT SUKSES
BELAJAR DI SMA/MA
a. Tujuan Belajar di SMA/MA
Bagaimana sebaiknya peserta didik SMA/MA belajar? Pertanyaan ini sangat sederhana dan tidak asing ditelinga setiap peserta didik tentang bagaimana cara melakukan pembelajaran di SMA/MA. Sekolah Menengah Atas (SMA) lebih ditujukan untuk mempersiapkan peserta didik dengan memberikan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan harapan bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi. Selain itu, bisa menjadi manusia dewasa yang mampu hidup mandiri di masyarakat. Dengan tujuan tersebut, Kurikulum SMA/MA memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk memilih kelompok mata pelajaran, lintas mata pelajaran dan pendalaman mata pelajaran tertentu sesuai dengan kemampuan dasar umum (kecerdasan), bakat, minat dan kecenderungan pilihan masing-masing siswa. Kurikulum di MA (Madrasah Aliyah) sama dengan kurikulum sekolah menengah atas (SMA), hanya saja pada MA terdapat porsi pendidikan agama lebih banyak
b. Struktur Kurikulum SMA/MA
Struktur kurikulum menggambarkan
konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten
atau mata pelajaran dalam kurikulum, distribusi konten atau mata pelajaran
dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar
per minggu untuk setiap siswa. Struktur
kurikulum merupakan gambaran mengenai
penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan
pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Lebih lanjut, struktur
kurikulum menggambarkan posisi belajar
seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran
yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa
untuk menentukan berbagai pilihan.
1). Struktur Kurikulum SMA/MA terdiri atas :
-
Kelompok mata
pelajaran wajib : Kelompok A adalah mata pelajaran yang memberikan orientasi
kompetensi lebih kepada aspek kognitif dan afektif sedangkan kelompok B adalah
mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek afektif dan psikomotor.
-
Kelompok Mata
Pelajaran Peminatan terdiri atas 3 (tiga) kelompok yaitu Peminatan Matematika
dan Ilmu Alam (IPA), Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial (IPS), dan Peminatan Ilmu Bahasa
dan Budaya (Bahasa).
-
Mata Pelajaran
Pilihan Lintas Minat yaitu mata pelajaran yang dapat diambil oleh peserta didik
di luar Kelompok Mata Pelajaran Peminatan yang dipilihnya tetapi masih dalam
Kelompok Peminatan lainnya.
Contoh struktur
kelompok mata pelajaran wajib dalam kurikulum SMA/MA adalah sebagai berikut :
|
MATA PELAJARAN |
ALOKASI WAKTU BELAJAR PER MINGGU |
|||
|
X |
XI |
XII |
||
|
Kelompok
A ( Wajib ) |
||||
|
1. |
Pendidikan
Agama dan Budi Pekerti |
3 |
3 |
3 |
|
2. |
Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan |
2 |
2 |
2 |
|
3. |
Bahasa
Indonesia |
4 |
4 |
4 |
|
4. |
Matematika |
4 |
4 |
4 |
|
5. |
Sejarah
Indonesia |
2 |
2 |
2 |
|
6. |
Bahasa
Inggris |
2 |
2 |
2 |
|
Kelompok
B ( Wajib ) |
||||
|
7. |
Seni
Budaya |
2 |
2 |
2 |
|
8. |
Pendidikan
Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan |
3 |
3 |
3 |
|
9. |
Prakarya dan
Kewirausahaan |
2 |
2 |
2 |
|
Jumlah Jam
Pelajaran Kelompok A dan B per minggu |
24 |
24 |
24 |
|
|
Kelompok
C (Peminatan) |
||||
|
Mata
Pelajaran Peminatan Akademik (SMA/MA) |
18 |
20 |
20 |
|
|
Jumlah Jam Pelajaran Yang harus Ditempuh per minggu |
42 |
44 |
44 |
|
Sumber : Materi Diklat Guru : Implementasi Kurikulum
2013 SMA-MA
Struktur mata pelajaran peminatan dalam kurikulum SMA/MA :
|
MATA PELAJARAN |
Kelas |
||||
|
X |
XI |
XII |
|||
|
Kelompok
A dan B (Wajib) |
24 |
24 |
24 |
||
|
C.
Kelompok Peminatan |
|||||
|
Peminatan Matematika dan Ilmu Alam |
|
|
|
||
|
I |
1 |
Matematika |
3 |
4 |
4 |
|
2 |
Biologi |
3 |
4 |
4 |
|
|
3 |
Fisika |
3 |
4 |
4 |
|
|
4 |
Kimia |
3 |
4 |
4 |
|
|
Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial |
|
|
|
||
|
II |
1 |
Geografi |
3 |
4 |
4 |
|
2 |
Sejarah |
3 |
4 |
4 |
|
|
3 |
Sosialogi
& Antropologi |
3 |
4 |
4 |
|
|
4 |
Ekonomi |
3 |
4 |
4 |
|
|
Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya |
|
|
|
||
|
III |
1 |
Bahasa
dan Sastra Indonesia |
3 |
4 |
4 |
|
2 |
Bahasa
dan Sastra Inggris |
3 |
4 |
4 |
|
|
3 |
Bahasa
dan Sastra Asing Lainnya |
3 |
4 |
4 |
|
|
4 |
Antropologi |
3 |
4 |
4 |
|
|
Mata
Pelajaran Pilihan dan Pendalaman |
|
|
|
||
|
Pil Lintas
Minat dan/atau Pendalaman Minat |
6 |
4 |
4 |
||
|
Jumlah
Jam Pelajaran Yang Tersedia per minggu |
66 |
76 |
76 |
||
|
Jumlah
Jam Pelajaran Yang harus Ditempuh per
minggu |
42 |
44 |
44 |
||
Sumber
: Materi Diklat Guru : Implementasi Kurikulum 2013 SMA-MA
Kurikulum SMA/MA dirancang untuk memberikan
kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur
kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan
kelompok peminatan dan pilihan mata pelajaran antar kelompok peminatan.
1. Kelompok
Peminatan atau Jurusan Matematika dan Ilmu Alam (IPA)
2. Kelompok
Peminatan atau Jurusan Ilmu-ilmu Sosial (IPS)
3. Kelompok Peminatan
atau Jurusan Ilmu Bahasa dan Budaya (Bahasa)
Untuk
mencapai hasil yang optimal, maka harus
didukung juga oleh beberapa hal, diantaranya : Minat dan bakat serta kemampuan, Lingkungan belajar
serta Sikap dan kebiasaan belajar
Dalam memilih
kelompok peminatan harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Kenali karakteristik masing-masing
kelompok peminatan Jurusan.
2. Kenali minat dan bakat !
3. Ketahui rencana kuliah dan karir
di masa depan
4. Diskusikan dengan guru BK dan orang
tua
5. Jangan Ikut-ikutan teman !
6. Jangan terpengaruh pada isu-isu
tidak jelas tentang suatu jurusan tertentu
Kebiasaan belajar ini meliputi
kegiatan belajar di rumah, di sekolah (di kelas, perpustakaan, di tempat praktik).
Ciri-ciri sikap dan kebiasaan belajar yang positif
1. Menyenangi
pelajaran (teori dan praktik)
2.
Merasa senang mengikuti kegiatan
belajar yang diprogramkan sekolah
3.
Mempunyai jadwal belajar yang
teratur
4. Mempunyai
disiplin diri dalam belajar (bukan karena orang lain)
5.
Masuk kelas tepat pada waktunya
6.
Memperhatikan penjelasan dari guru
7.
Mencatat pelajaran dalam buku
khusus secara rapi dan lengkap
8. Senang
mengajukan pertanyaan apabila tidak memahaminya
9.
Berpartisipasi aktif dalam
kegiatan diskusi kelas
10.Membaca pelajaran atau buku lainnya yang berguna secara teratur
11.Mengerjakan
tugas-tugas atau PR dengan sebaik-baiknya
12.Ulet atau
tekun dalam melaksanakan pelajaran praktik
13.Tidak
mudah putus asa apabila mengalami kegagalan dalam belajar
d. Tips Meraih Sukses Belajar di SMA/MA
Hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih oleh siswa
SMA/MA untuk sukses belajarnya,
diantaranya :
1. Memiliki Iman dan Taqwa pada Tuhan YME
Untuk mencapai jalan kesuksesan, seorang pelajar harus memiliki iman yang kuat serta berusaha dengan ikhlas dalam menjalani hidup sesuai tuntunan atau petunjuk dari Tuhan yang menciptakan dunia dan isinya. Kalau sudah memiliki kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dengan baik dan ikhlas, maka akan mendapatkan jalan kemudahan dalam meraih kesuksesan. Pelajar yang selalu menghadirkan Tuhan pada setiap waktu dalam perjuangannya akan diberi kemudahan dalam proses mencapainya
2. Berbakti Pada Orang Tua
Orang tua kita adalah orang yang melahirkan kita, orang yang sangat
peduli terhadap diri kita, orang yang membiayai kita, orang yang mendambakan
kita sukses di sekolah. Berbakti pada orang tua bisa dilakukan dengan
berperilaku yang baik seperti memahami, mengerti,
menghormati, mematuhi dengan baik. Dengan menjaga perasaannya, janganlah sampai
kita melukai dan menyakiti perasaannya. Karena Do’a orang tua itu adalah mudah
terkabulkan oleh Tuhan.
3.
Menghormati Guru
Guru adalah gudang ilmu, inspirasi sukses,
yang memiliki seni mengajar. Tentu
tidaklah seni mengajar semua guru sesuai dengan keinginan pelajar. Walau demikian boleh jadi akan membawa kebaikan buat pelajar tersebut.
Sehingga menghormati guru dapat dilakukan dengan cara : memahami, menghormati, mengerti akan
cara-cara mengajarnya,
4.
Berintegritas
Merupakan
s ifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki
potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, seperti sifat-sifat jujur,
disiplin, tangguh, tenang, proaktif menyenangkan, berpikir positif dan
sebagainya.
5.
Taat pada Tata Tertib
Sikap pelajar terhadap tata tertib
sekolah hendaknya menghormati dan mematuhinya agar bermartabat. Sebab tata
tertib merupakan rambu-rambu kehidupan bersama yang menjamin terwujudnya
suasana kenyamanan, ketenangan, ketentraman, kekompakan, kerukunan, kekuatan,
kepribadian, identitas suatu sekolah. Makanya sebagai siswa sangatlah perlu
memahami dan mengerti apa yang harus dilakukan sebagai kewajibannya.
6. Miliki Kemandirian
Mandiri
adalah keadaan dimana seseorang siswa dapat berdiri sendiri, tidak bergantung pd orang lain, melakukanapa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai
pelajar atau sikap yang diambilnya terhadap penilaian sesuatu itu baik, atau
tidak baik, menyenangkan, tidak menyenangkan, berdasar pengetahuannya terhadap
sesuatu itu benar atau tidah benar. Sejak kecil ia sudah biasa mengetahui, menilai,
mensikapi dan melakukan sesuatu atas tanggungjawab yang harus diambilnya,
sehingga bebas dari ketergantungan pada orang lain. Contohnya pelajar yang
melakukan suatu hal atas kesadarannya sendiri, seperti ;
a.
Belajar,
b.
Mandi, mencuci dan merapikan pakaian
c.
Berangkat dan pulang sekolah
d.
Mengerjakan tugas,
e.
Mengumpulkan tugas,
f.
Mengerjakan tiap ulangan harian, ujian mid semester, ujian semeter, ujian
sekolah, ujian nasional
g.
Membaca, merangkum, menghafal, mencoba mengerjakan soal
h.
Beribadah atas kesadarannya sendiri
i.
Berbakti pada orang tua
Pada akhirnya menghasilkan suatu hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain, inilah yang sering di namakan kemandirian.
7. Menyusun visi, target, dan jadwal pencapaian.
Susunlah gambaran
besar yang ingin anda raih dalam di masa depan. Buatlah sesulit mungkin, namun
percayalah anda bisa mencapainya. Lalu kembangkan ke dalam target-target jangka
pendek, serta tentukan waktu kapan anda akan meraihnya. Perjalanan sejauh
ribuan kilometer dicapai dengan selangkah demi selangkah
8.
Temukan kegembiraan
dalam setiap langkah.
Perhatikan anak-anak
kecil belajar, mereka menunjukkan kegembiraan saat erangkat sekolah, saat di
kelas, saat beristirahat, saat pulang bahkan saat mengerjakan pekerjaan rumah
mereka. Temuka kegembiraan yang sama di setiap langkah anda. Jika anda tak
menemukannya, mungkin anda berada di jalan yang keliru. Segera renungkan
kembali apa yang ingin anda raih.
9. Hormati Kakak Kelas
Sebagai pelajar yang memiliki tingkatan kelas diatasnya,
pasti akan dijumpai kakak kelas yang merasa lebih dulu berpengalaman di sekolah
tersebut. Tidak ada salahnya jika menaruh hormat karena memang mereka masuk
lebih dulu daripada Anda, tentu lebih berpengalaman dalam menyesuaikan diri di
sekolah.
10. Mengumpulkan Tiap Tugas
Pelajar yang memahami, mengerti akan tugas
dan kewajibannya sebagai siswa adalah pelajar yang mestinya mengerjakan apa
yang menjadi tugas yang diberikan guru, walaupun tidak sempurna, tetapi tetap
berusaha mengumpulkan tugas tersebut tepat waktu. Bukan karena tidak bisa
mengerjakan, kemudian tidak mengumpulkan tugas. Bahkan walau terlambat tugas
tetap diselesaikan dan dikumpulkan.
Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA
kelas 10, Yogyakarta,
Paramitra Publishing
Comments
Post a Comment